Yayasan Yatim dan Tahfidz At Taufiqul Mubarok Wisuda 70 Tahfizh Alquran Angkatan V

Siswa dan Siswi hafids Alguran

Indonesia Weekly

 

Read More

Jakarta – Sedikitnya 70-an siswa Yayasan Yatim dan Tahfidz At Taufiqul Mubarok, Muara Angke, Jakarta Utara, diwisuda,Minggu pagi (29/6/2025).

Momentum wisuda, mendadak haru ketika siswa mencuci kaki orang tua yang ikut hadir dalam acara wisuda tersebut. Tak pelak para orang tua, tak kuasa menahan tangis saat anaknya membasuh kedua kakinya.

Wisuda Tahfidz adalah acara tahunan yang diselenggarakan Yayasan Yatim dan Tahfidz At Taufiqul Mubarok. Wisuda  tahun ini terjadi peningkatan,sejumlah anak yang telah menghafalkan  Juz Al-Qur’an terbilang cukup banyak.

Bagi para wali murid, acara ini adalah acara istimewa. Karena, acara ini merupakan moment untuk melihat putri-putrinya diwisuda dan bertanda anaknya telah berhasil menghafalan alquran. Perlu diingat  hafiz Alquran tidak terjadi secara instan dan cepat. Butuh pengenalan, pembiasaan dan keteladanan.

Pada kesempatan itu hadir pula anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKB, Tri Waluyo. Tri, mengatakan sangat mengapresiasi, seluruh pihak, baik Pembina, Ketum maupun para guru yang tidak pernah lelah dalam membimbing dan mendidik anak-anak  tahfidz Quran. “Mendidik anak menjadi tafisdz alquran, tentu membutuhkan kesabaran yang sangat ekstra, semoga Allah SWT memberikan pahala berlimpah atas pengorbanan bapak ibu,” terangnya.

Lebih lanjut, Tri Waluyo mengungkapkan rasa bangga kepada anak-anak  yang telah menuntaskan hingga menghafal bacaan Al-Qurannya. “Semoga menjadi spirit dan motivasi bagi para siswa lainnya untuk dapat memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk hal-hal positif dengan membaca Al-Quran sebagai bekal di akhirat nanti,” tambahnya.

Selain itu, ia juga berharap Pemda DKI Jakarta ikut membantu pendanaan kegiatan yang baik ini, seperti melalui dana BOS. Apalagi selama ini, yayasan dalam pendanaan didapat secara swadaya. Bantuan Pemda DKI Jakarta penting dalam rangka mencetak generasi islami yang berakhlak, cerdas dan berbakat dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, serta dapat menjadi role model bagi yayasan lainnya yang ada di DKI Jakarta.

Sementara itu, James Wiling selaku Pembina Yayasan Yatim dan Tahfidz At Taufiqul Mubarok, berharap ada perhatian pemerintah terhadap kegiatan pendidikan seperti ini. Apalagi selama ini, pihak yayasan dalam hal pendanaan  hanya mengandalkan swadaya masyarakat. “Kami berharap uluran tangan pemerintah agar kegiatan yang baik seperti ini terus berlanjut dan berkembang,” tandasnya. (zul)

Related posts