Perluas Akses Air Bersih, Tirta Asasta Depok Kembali Gratiskan Biaya Penyambungan

Flayer PT TAD Perseroda perihal penggratis biaya penyambungan baru semester akhir tahun 2026. [IndonesiaWeekly/PTTADP]

IndonesiaWeekly, Kota Depok – PT Tirta Asasta Depok (Perseroda), perusahaan daerah penyedia layanan air minum di Kota Depok, Jawa Barat, kembali menggelar program gratis biaya penyambungan bagi calon pelanggan baru. Program ini berlangsung mulai 1 Oktober hingga 31 Desember 2026 dan ditujukan bagi masyarakat yang wilayahnya telah terjangkau jaringan perpipaan.

Direktur Utama PT Tirta Asasta Depok, M. Olik Abdul Holik, mengatakan program tersebut bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur jaringan pipa yang telah tersedia sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih.

Read More

“Program ini menjadi di antara upaya perusahaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan jaringan perpipaan yang telah tersedia sekaligus memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat Kota Depok,” ujar Olik dalam keterangan pers, Kamis (15/10/2026).

Menurut Olik, program gratis biaya penyambungan diharapkan dapat mendorong lebih banyak masyarakat memanfaatkan jaringan perpipaan yang telah dibangun di wilayah Kota Depok.

“Program gratis biaya penyambungan ini memberikan kemudahan dan infrastruktur yang telah tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, jaringan perpipaan PT Tirta Asasta Depok telah menjangkau 11 kecamatan di Kota Depok. Perluasan layanan tersebut diharapkan mendorong masyarakat beralih dari penggunaan air tanah melalui sumur bor ke layanan air perpipaan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Olik menilai peralihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya konservasi air tanah dan pelestarian lingkungan. Penggunaan air tanah secara terus-menerus dalam jangka panjang, kata dia, berpotensi menimbulkan penurunan muka tanah yang dapat meningkatkan risiko banjir rob di kawasan pesisir.

“Dengan menggunakan layanan air perpipaan, masyarakat turut berkontribusi pelestarian lingkungan secara berkelanjutan. Penggunaan air tanah dalam jangka panjang dapat akibat turunnya permukaan tanah terhadap permukaan air laut. Jika hal ini terjadi, air laut membanjiri darat. Ini sudah terjadi di daerah pantai utara Jakarta,” ujarnya.

Selain aspek lingkungan, Olik menyebut air yang diolah dan didistribusikan PT Tirta Asasta Depok mengacu pada standar kualitas air sesuai regulasi yang berlaku. Air yang disalurkan kepada pelanggan juga disebut telah memiliki sertifikasi halal.

Menurut dia, penggunaan layanan air perpipaan dapat menjadi alternatif yang ekonomis bagi masyarakat karena pelanggan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk membuat sumur maupun melakukan perawatan pompa air secara mandiri.

Calon pelanggan yang ingin memanfaatkan program tersebut dapat melakukan pendaftaran melalui situs resmi tirtaasastadepok.co.id, aplikasi ASASTAku, atau menghubungi WhatsApp resmi Tirta Asasta Depok di nomor 0812-5255-9000.

Adapun dokumen persyaratan pendaftaran meliputi fotokopi kartu tanda penduduk (KTP), fotokopi kartu keluarga (KK), surat pemberitahuan pajak terutang pajak bumi dan bangunan (SPPT PBB), serta materai.

Program ini berlaku hingga 31 Desember 2026 bagi calon pelanggan yang berada di wilayah yang telah terjangkau jaringan perpipaan PT Tirta Asasta Depok.

[Redaktur: Hendrik I Raseukiy]

Related posts