GPMI DKI Jakarta, Dukung Mantan KasatPol DKI Jakarta Jabat Walikota Jakarta Selatan

182
Ketum GPMI DKI Jakarta dan Wakil Walikota Jakarta Barat

Jakarta-Indonesia Weekly

Setelah, Marullah Matali dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov DKI Jakarta, Walikota Jakarta hingga kini masih kosong.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, ditanya soal kosongnya Walikota Jakarta Selatan baru-baru ini, mengatakan, gubernur DKI Jakarta masih mencari sosok  yang tepat untuk mengisi jabatan orang nomor satu di Jakarta Selatan itu.

foto ist bj.com

Untuk diketahui, Marullah Matali yang sudah dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) hingga kini  merangkap jabatan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Jaksel.”Ada prosesnya, ada syaratnya. Kan harus dipenuhi dulu, proses yang dilalui, syaratnya harus dipenuhi. Pada akhirnya nanti semua akan ditempatkan yang terbaik,” kata Riza kepada wartawan belum lama ini.

Terkait posisi kosong Walikota Jakarta Selatan itu, Wakil Walikota Jakarta Barat, Yani Wahyu Purwoko, mendapat dukungan dari  Ketua Umum Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI) Jakarta Raya, untuk menduduki orang nomor satu  di Jakarta Selatan.

Menurut Ketua Umum GPMI, DKI Jakarta, Drs. Syarif Hidayahtuloh S.E,M.Si,  Yani Wahyu Purwoko merupakan pejabat yang sudah berpengalaman dan  telah malang melintang dalam berbagi jabatan di lingkup Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, ujar Syarif, Yani Wahyu Purwoko sebenarnya sudah dijagokan Anies Baswedan sebagai Walikota Jakarta selatan. “Anies Baswedan dalam memilih pejabat sangat hati-hati dan memperhatikan banyak faktor  diantanya loyalitas, selain itu, apakah orang yang dicalonkan itu bisa bekerjasama dan  mengaplikasikan program kerjanya,” jelas  Syarif.

Lobby Politik

Terkait penolakan oleh anggota DPRD DKI Jakarta, ujar Syarif, itu  hal biasa dalam dunia perpolitikan. “Mungkin anggota dewan, belum kenal terhadap sosok Yani. “Untuk itu, perlu adanya sosialisasi dan lobby pada anggota dewan,  sehingga tahu sejauhmana kinerja mantan Kasatpol PP DKI Jakarta itu,” paparnya.

Menurut Syarif, Sosok Yani, tak perlu diragukan lagi. Loyalitasnya terhadap Anies Baswedan sudah terbukti. Wakil Walikota Jakarta Barat itu, juga kata Syarif,  merupakian  tipe pejabat pekerja keras dan taat Pada Pimpinan. “Buktinya Yani mempunyai Jasa terhadap Janji Kampanye, diantaranya mampu menutup Reklamasi,” katanya .

Dalam memberikan dukungan terhadap Yani Wahyu Purwoko, untuk  menduduki jabatan Walikota Jakarta Selatan, GPMI DKI Jakarta akan menggerakkan seluruh Tokoh, Kyai, Ulama dan Ormas-Ormas Betawi untuk meloloskan Yani menduduki Walikota Jakarta Selatan. “Kami akan sosialisasi dan mendukung penuh mantan Kasat Pol DKI Jakarta itu jadi Walikota Jakarta Selatan,” tandas Syarif, ketika diwawancarai lewat ponselnya Jumat, pagi (12/02). (zul)