Jakarta- Indonesia Weekly
Bongkar muat kapal di Dermaga T Muara Angke Jakarta Utara, terganggu karena kapal karam dan kapal tidak produktif berlabuh di kawasan itu. Bahkan ada kapal yang sudah tengelam dan dibiarkan tanpa diurus oleh pemiliknya.
Sebelumnya, pengurus kapal dan pemilik kapal mengatakan berinisatif membuang air di kapal tak produktif agar tidak tengelam. “Agar tak tenggelam, teman-teman, berinisiatif mengurangi air di dalam kapal yang sandar di dermaga T” jelas pengurus kapal yang tak bersedia disebut namanya kepada IW belum lama ini.
Lebih lanjut katanya, dermaga T setiap hari sibuk keluar masuk kapal lantaran kawasan itu memang untuk bongkar muat kapal harian. Namun, sekitar akhir bulan Mei dan awal Juni nanti akan banyak kapal masuk yang telah berlayar sebelum bulan puasa Maret lalu untuk sandar bongkar ikan.
Sudah dipastikan, jika banyak kapal parkir dan rusak, dipastikan menganggu keluar masuk kapal. Para pengurus kapal, berharap, pemilik kapal segera memindahkan kapal yang rusak tak produktif dari dermaga T ke lokasi lain. “Jika terus kondisinya seperti ini, dikawatirkan bongkar muat terganggu, dan banyak pemilik kapal lain yang tak produktif sandar di dermaga T,” ujarnya.

Kepala UPPP Muara Angke Rabu, (13/05/2026) lalu, ketika dikonfirmasi lewat ponselnya langsung merespon informasi dari para pengurus kapal. Dan mengatakan akan segera menindak lanjuti,. “Segera TL [tindak lanjut-red] ujarnya.
Namun, berdasarkan investegasi IW, Selasa siang (19/05.2026) pemilik kapal nampaknya sudah datang tetapi hanya melihat-lihat saja. “Harus ada koordinasi dengan petugas, jika tidak ada koordinasi maka prosesnya akan berlarut-larut. Selain itu kedepan, UP3 harus bertindak tegas terhadap pemilik kapal di dermaga T yang tidak taat aturan,” tutur penjaga kapal yang juga tak bersedia disebut namanya. (zul).






