JAKARTA – Indonesia Weekly
Jakarta-Indonesia Weekly- Informasi tayangan viral di media social, penyiksaan empat anak buah kapal (ABK) KM Maulana 23 direspon cepat kepolisian Polda Metro Jaya.
Polda Metro Jaya memastikan kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru, Maluku. “Informasi tersebut telah termonitor dan saat ini sedang ditindaklanjuti.
Berdasarkan penelusuran awal, kapal yang dimaksud berada di perairan sekitar Kepulauan Aru,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, Jumat 2 Oktober 2026. Budi memastikan, Polda Metro Jaya melalui Polres Tanjung Priok telah berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan para ABK yang diduga menjadi korban.
Sejumlah pekerja dalam tayangan disebut mengalami kekerasan, termasuk dipukul dan ditendang ketika dianggap melakukan kesalahan.
Sementara, para korban kini telah dibawa ke RSUD Dobo untuk menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.”Para korban telah dibawa ke RSUD Dobo untuk mendapatkan penanganan medis,” ujar Budi.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Alrasyidin Fajri mengatakan, berdasarkan penyelidikan sementara, motif penyiksaan lantaran target tangkapan yang harus dipenuhi para ABK selama bekerja di kapal tercapai.
“Kalau tidak salah 3 kilo ya, 3 kilo sehari harus tercapai, dugaan sementara ya, masih dugaan sementara. Kalau tidak tercapai maka akan dilakukan tindakan-tindakan tertentu. Tapi ini harus kita dapatkan bukti dan data yang faktual,” tandas Alrasyidin di Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Jumat (2/10/2026). (zul)
