Klub Sepak Bola MA FC Minta Dilibatkan Kelola Lapangan Muara Angke

2396

Jakarta, Indonesia Weekly

Ratusan pemuda Muara Angke, Kel.Pluit, Kec.Penjaringan, Jakarta Utara, yang  tergabung dalam organisasi Karang Taruna dan Klub Sepak Bola Muara Angke FC, minta dilibatkan dalam mengelola lapangan sepak bola Muara Angke.

Mereka menganggap pengelola lapangan  tidak mengakomudir keinginan para pemuda Muara Angke. “Dulunya kita  bisa mengunakan lapangan dua kali seminggu, yaitu hari minggu dan Jumat, sekarang hanya hari minggu saja,” kata Ketua sepak bola Muara Angke FC (MAFC), Nirwanto alias Munte, Sabtu malam (14/12.

Menurut Nirwanto, ada  empat tim di Muara Angke dengan jumlah 50 orang pemain yang aktif berlatih sepak bola. “Karena faktor lapangan saat ini sedang direnovasi untuk menjadi lapangan yang terbaik di Penjaringan dan sekitarnya maka latihannya hanya hari minggu saja,” katanya.

“Kami berharap kepada Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta setelah lapangan selesai direnovasi mengikutsertakan pemuda dalam pengelolaanya,” ujar Munte yang juga terpilih kembali sebagai Ketua Klub Sepak Bola Muara Angke FC periode 2020 – 2023 secara aklamasi dalam forum warga yang dihadiri Ketua RW 01, 011, 020, 021 dan 022.

Berkaitan dengan keinginan tersebut para pemuda khususnya yang tergabung klub sepak bola dan karang taruna,  mengadakan pertemuan yang dihadiri tokoh-tokoh masyarakat dari lima ketua RW dan juga anggota LMK Pluit.

Ketua Lapangan

Berdasarkan kesepakatan, dibentuklah ketua lapangan dari lima Rukun Tetangga (RW) yang akan diajukan ke Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta. Adapun ketua yang mewakili RW. 01 ditunjuk H. Zaeinudin Janto, RW. 11 ditunjuk Daeng Rais, RW. 20, Suharno,  RW. 21 ditunjuk James Wiling dan RW. 22 Muhadi.

Menurut Daeng Rais lapangan Muara Angke harus difungsikan sebagai mestinya. “Kami minta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menegor Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta untuk segera mengembalikan fungsi lapangan sepak bola Muara Angke sebagai lapangan dan bisa diguna secara bebas oleh masyakat untuk berolahraga,” ungkap Daeng Rais.

Sementara James Wiling, yang juga Pembina klub sepak bola Muara Angke FC mengatakan hendaknya Dinas Pemuda dan Olahraga memberikan prioritas lebih pada pemuda dan pemudi Muara Angke jika ingin mengunakan fasilitas lapangan Olaraga Muara Angke.

Sementara Ketua Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) Kel.Pluit H.Kapidin yang mewakili ketua menyatakan, siap mengawal aspirasi masyarakat Muara Angke yang minta kepada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta agar diikutsertakan dalam mengelola lapangan sepak bola.  (Zul Azhari).