Jakarta Indonesia Weekly
Membangun negeri ini, menuju Indonesia Maju adalah sebuah ajakan kepada siapa pun yang mencintai bangsa dan negeri ini.
Visi Indonesia Emas 2045 adalah cita-cita besar agar Indonesia menjadi negara yang berdaulat, maju, adil, dan makmur saat merayakan 100 tahun kemerdekaannya pada tahun 2045 nanti.
Kaloberasi antara pemerintah dan masyarakat khususnya anak muda, akan membawa negeri ini ke gerbang kemajuan. Kelihatannya utopis, tetapi itulah cita-cita yang harus diwujudkan bersama menuju Indonesia emas 2045.
Visi Abadi Bangsa Indonesia itu, diterjemaahkan dalam Visi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045, yaitu “Negara Nusantara Berdaulat, Maju, dan Berkelanjutan”.
Dikutip dari Dokumen Rancangan Akhir Pembangunan RPJPN 2025-2045 yang dirilis Bappenas pada Agustus 2023 lalu, Visi itu disusun melalui empat pilar, yaitu: (1) Pembangunan Manusia serta Penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, (2) Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan, (3) Pemerataan Pembangunan, serta (4) Pemantapan Ketahanan Nasional dan Tata Kelola Kepemerintahan.
Pembangunan infrfastruktur belakangan, sebenarnya sebagai lompatan untuk Indonesia menjadi negara, modern, maju, serta menjadi salah satu negara terdepan di dunia.
Maraknya pembangunan berbagai Insfrastuktur di Indonesia, bisa dijadikan tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana kemajuan perekonomian sebuah negara, baik secara makro maupun mikro.
Pengembangan insfrastruktur seperti transportasi yang marak belakangan di berbagai daerah menjadi penopang bangkitnya perekonomian Indonesia, diharapkan menjadi awal pertumbuhan ekonomi baru yang menyebar luas ke penjuru wilayah Indonesia.
Transformasi sosial
Untuk mencapai Indonesia Emas 2945, tahun 2019 lalu, pemerintah telah menetapkan delapan agenda pembangunan yang salah satunya adalah transformasi sosial yang dalam bidang pendidikan berupa membangun pendidikan yang berkualitas dan merata menuju manusia Indonesia yang cerdas, kreatif, unggul, dan berdaya saing.
Dalam upaya percepatan capaian agenda pembangunan tersebut, pemerintah telah menetapkan 20 transformatif super prioritas atau game changer. Pada agenda transformasi sosial bidang pendidikan, game changers itu berupa percepatan wajib belajar 13 tahun, yakni 1 tahun pra sekolah dan 12 tahun pendidikan dasar dan menengah.
Selain itu, juga percepatan partisipasi pendidikan tinggi dan lulusan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art dan Math) berkualitas, termasuk pemanfaatan dana abadi pendidikan serta restrukturisasi kewenangan pengelolaan pendidik dan tenaga kependidikan.
Game Changers tersebut dimaksimalkan dalam upaya mencapai target presentase pekerja lulusan pendidikan menengah dan pendidikan tinggi yang bekerja di bidang keahlian menengah dan tinggi mencapai 75 persen.
Anak muda adalah kunci utama penentu nasib bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Peran ganda mereka sebagai objek sekaligus subjek pembangunan akan menentukan apakah Indonesia berhasil memanfaatkan bonus demografi atau justru terjebak dalam jebakan negara berpendapatan menengah (middle-income trap).
Sebagai objek, anak muda adalah sasaran utama dari kebijakan, program, dan investasi yang dilakukan oleh pemerintah dan masyarakat saat ini. Fokus utamanya adalah mempersiapkan kapasitas mereka.
Sebagai subjek, anak muda adalah penggerak, pembuat keputusan, dan agen perubahan yang aktif membentuk masa depan bangsa dengan karya dan inovasi mereka.
Impian menjadikan Indonesia sebagai negara maju, bermartabat dan Sejahtera, bukan sebuah pekerjaan yang dapat dihasilkan dalam waktu singkat. Perlu kerja keras dan persiapan-persiapan matang serta tahapan-tahapan yang jelas dengan indikator pencapaian yang realistis.
Untuk mencapai visi Indonesia Emas seluruh elemen masyarakat khususnya anak muda harus mempunyai suatu pendangan yang jauh ke depan, yang teraktualisasi dalam sebuah visi yaitu terwujudnya Indonesia maju dalam rangka mewujudkan keadilan dan kesejahteran bangsa Indonesia. (Dari berbagai sumber) (Penulis Adalah Ketua Umum BIMA ( Barisan Insan Muda)H. Syarief Hidayahllah,.S.E,.M.M.)
