Jakarta Indonesia Weekly
Proyek peninggian jalan di Pelabuhan Muara Angke sepanjang kurang lebih 1,1 kilometer terus diselesaikan dan akan segera dirampungkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Bukan hanya peninggian jalan, tepi jalan yang ditinggikan tersebut juga berfungsi sebagai tanggul mitigasi untuk mencegah banjir rob yang sering melanda kawasan pesisir Jakarta.
Kondisi jalan di Pelabuhan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara nampaknya hampir semua rampung ditinggikan. Peninggian jalan terjadi juga di jalan UPI (unit pengolahan ikan) dan usaha cold storage , ikut menaikkan (konstruksi jalan) di depannya.
Berdasarkan hasil investegasi Indonesia Weekly, pada saat rob atau musim hujan sudah minim genangan air baik di jalan utama maupun jalan menuju cold storage. Kalau boleh dibilang di Muara Angke jika semua rampung Impian bebas banjir akan terujud.
Peninggian jalan di area pelabuhan berfungsi mencegah jalan terendam banjir rob, meningkatkan daya tahan struktur terhadap beban berat, serta mengoptimalkan waktu tempuh dan kelancaran distribusi logistik.

Hal ini secara langsung mempercepat arus keluar-masuk barang dan menekan biaya operasional transportasi. Pelabuhan Muara Angke, sangat strategis, terutama nilai perputaran uangnya yang cukup tinggi.
Hampir setiap hari Pelabuhan nelayan terletak di utara Jakarta itu tak pernah sepi dari para pengunjung baik yang ingin berwisata kuliner maupun para pedagang ikan dari penjuru Jabodetabek.
Program gontong royong seminggu sekali oleh pegawai UP3 Muara Angke juga sangat mendukung kebersihan Pelabuhan Nelayan Muara Angke.
Dalam menjaga kebersihan, otoritas pelabuhan setiap minggu mengclaim sudah mengerjakan (pembersihan) baik saluran air drainase, pengambilan sampah di kolam labu dan langkah-langkah progresif lain untuk mencegah banjir rob. (zul)






