Koalisi Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin Ajak Amien Rais dan Habib Rizieq Mubahalah

0
32
tim koalisi relawan Jokowi

Jakarta – IW

Koalisi Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin melalui Ketua Muslim Cyber Army Jokowi Diki Chandra ajak, Amien Rais dan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab untuk mubahalah. Agar tuduhan kecurang pada Pemilu 2019 bisa dibuktikan.

“Saya mengajak mubahalah saudara berdua, jika hal-hal
yang menyangkut ketiga poin itu benar maka kita meminta kepada Allah SWT berupa
laknat mati dalam keadaan hina satu bulan setelah mubahalah, bagi siapa yang
salah atau bohong atas berbagai tuduhan poin-poin di atas,” demikian jelas
Diki sebagaimana ditulis dalam siaran pers ‘Ajakan Mubahallah’ 17 Mei 2019
kemarin.

Demikian  tiga poin ajakan mubahalah kepada Amien dan Rizieq Shihab:

Karena Anda berdua;

1. Tokoh berpengaruh yang paling sering bicara bernada
provokatif dengan pernyataan, bahwa Pihak Jokowi-Ma’ruf Amin melakukan
kecurangan secara brutal dan Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM), yang
dishare secara berulang-ulang meskipun telah dibantah tuntas oleh pihak-pihak
yg resmi dan jadi sasaran korban, kepada banyak rakyat Indonesia dan menjadi
nilai fitnah besar dengan dibumbui berbagai pernyataanya yang bisa membuat
perpecahan dan perang saudara, seperti sudah banyak terjadi di negara-negara
Timur Tengah.

2. Sudah mengganggu akidah kami umat islam yang mendukung
Jokowi-Ma’ruf Amin, karena sejak awal sudah dibentuk opini bahwa hanya kelompok
pendukung Prabowo-Sandi lah yang didukung Umat Islam, didukung Ulama, bahwa sdr
Muhammad Rizieq Shihab adalah Imam besar bagi Umat Islam di Indonesia sehingga
yang tidak berimam kepada beliau seolah bukanlah bagian

dari Umat Islam, membawa-bawa kalimat jihad dan berbagai
manuver-manuver lainnya yang semua mengopinikan bahwa kami Umat Islam yang
justru lebih mayoritas dan lebih banyak Ulamanya yang mendukung Jokowi-Ma’ruf
Amin dianggap kelompok penista agama dan ke-Islamannya diragukan, dan begitu
sembrononya dengan begitu gencar menuduh kami munafiq, dll.

3. Definisi kecurangan TSM dan brutal yang dimaksud diatas
adalah suatu terjemahan yang berlaku umum;

a. Terstruktur, berarti ada organisasi yang dibentuk dari
pusat sampai ke daerah, yang diperintahkan untuk melakukan kecurangan.

b. Sistematis, berati telah dibuat rumusan khusus dalam
menjalankan berbagai kecurangan yang dituduhkan tersebut dan diajarkan oleh
pusat organisasi kepada seluruh tim untuk menjalankan kecurangan tersebut.

c. Masif, berarti kecurangan ini terjadi secara
besar-besaran terjadi dimana-mana atau dalam skala luas yang bisa dianggap
terjadi diampir semua tempat.

d. Brutal, berarti kecurangan itu dilakukan secara kejam,
memaksa, kurang ajar, terang-terangan, kasar, biadab. (zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here